51 · India · Dibangun sekitar 600

Gua Ellora

Dipahat dari atas ke bawah menembus satu tebing basal, menaungi tiga agama berdampingan.

Entri ini terkunci

Dibuka saat total belanja untuk monumen India mencapai US$500.

Dibuka mulaiUS$3
Bagikan X WhatsApp Gambar
Perhentian Berikutnya

Daftar Pemegang

Disediakan Untuk Nama Pertama

Daftar masih kosong. Siapa pun yang mengklaim lebih dulu tercatat di sini selamanya — mulai US$3.

US$3

Kisahnya

Balok atap kayu yang dipahat langsung dari batu basal padat, Gua 10

Masuklah ke Gua 10 di Ellora dan tengadahlah ke atas. Langit-langitnya berupa lengkungan kubah berusuk yang persis menyerupai rangka atap kayu sebuah aula pertemuan. Namun setiap bilah balok itu adalah batu basal padat: dipahat langsung dari batuan gunung untuk meniru pertukangan kayu pada masa itu yang kini telah musnah tanpa sisa.

Titik Temu Tiga Agama

Terletak di Dataran Tinggi Dekkan, India, di jalur perdagangan kuno yang menghubungkan pelabuhan barat dengan pedalaman, tiga puluh empat gua di Ellora dipahat antara abad ke-6 dan ke-10 berkat donasi kafilah pedagang. Di sepanjang tebing sejauh dua kilometer berdiri kuil dan biara Buddha, tempat suci Hindu, serta gua-gua Jainisme dalam keharmonisan luar biasa.

Parit-parit digali dari puncak bukit, membebaskan Kuil Kailasa dari dalam batu

Membangun Dengan Membuang Batuan

Karya paling spektakuler di Ellora bukanlah dibangun ke atas, melainkan dibebaskan dari perut bukit: Kuil Kailasa (Gua 16). Para pemahat memulai dari puncak bukit karang, menggali parit raksasa untuk memisahkan bongkahan batu basal masif, lalu memahat ke arah bawah: memahat puncak menara terlebih dahulu, kemudian atap, tiang pilar, dan patung-patung gajah di pelataran dasar. Ratusan ribu ton batu disingkirkan tanpa ruang untuk kesalahan.

Rahwana mengguncang gunung suci dari bawah

Relief Hidup Di Atas Batu

Di dasar Kuil Kailasa terdapat panel relief termasyhur yang memperlihatkan tokoh Rahwana dengan banyak lengan berusaha mengguncang Gunung Kailasa dari bawah, sementara Dewa Siwa dengan tenang menahannya hanya dengan tekanan jempol kakinya. Kedalaman pahatan yang bervariasi menciptakan bayangan dinamis yang berubah mengikuti gerak matahari.

Ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1983, Gua Ellora adalah puncak mahakarya pahat monolitik terbesar di dunia.

Sumber Dan Bacaan Lanjutan

Catatan lembaga untuk bacaan lanjutan; bukan verifikasi setiap rincian kisah.

Lokasi

Aurangabad, Maharashtra
India

Ellora, Aurangabad, Maharashtra 431102

20.0268, 75.1790