18 · Etiopia · Dibangun sekitar 1200
Gereja Batu Lalibela
Sebelas gereja yang dipahat ke bawah ke dalam batu, bukan dibangun ke atas.
Belum ada yang mengklaim. Namamu membuka daftar ini — mulai US$3.
Daftar Pemegang
Daftar masih kosong. Siapa pun yang mengklaim lebih dulu tercatat di sini selamanya — mulai US$3.
Kisahnya
Berjalan di Lalibela berarti melangkah ke tepi jurang dan memandang ke bawah: di dasar lubang sedalam dua belas meter yang dipahat pada batu tufa vulkanik kemerahan, berdiri gereja berbentuk salib Yunani yang sempurna bila dilihat dari atas: Bete Giyorgis (Gereja Santo George). Atapnya sejajar dengan tanah tempat Anda berpijak. Untuk memasukinya, Anda tidak mendaki melainkan menuruni terowongan dan parit batu.
Yerusalem Baru Di Dataran Tinggi Etiopia
Di dataran tinggi Etiopia utara pada ketinggian 2.500 meter, terdapat sebelas gereja monolitik yang dipahat dari atas ke bawah dari satu bongkahan batu pejal. Tradisi mengaitkannya dengan Raja Lalibela (akhir abad ke-12 hingga awal abad ke-13) yang ingin mendirikan "Yerusalem Baru" bagi umat Kristen Etiopia setelah Yerusalem jatuh ke tangan Salahuddin pada tahun 1187, bahkan menamai sungai setempat sebagai Sungai Yordan.
Legenda meyakini para malaikat membantu memahat pada malam hari. Bete Medhane Alem diakui sebagai gereja monolitik terbesar di dunia dengan tiang-tiang luar yang dipahat dari batu karang.
Terowongan Kegelapan Menuju Cahaya
Gereja-gereja ini terhubung oleh labirin terowongan bawah tanah. Salah satunya sengaja dibiarkan gelap gulita melambangkan neraka; peziarah melewatinya dengan meraba dinding batu hingga mencapai cahaya di ujungnya yang melambangkan surga.
Lalibela bukan situs purbakala yang mati: ibadah harian telah berlangsung di sini setiap pagi selama lebih dari delapan ratus tahun. Setiap bulan Januari pada perayaan Natal Etiopia (Genna), puluhan ribu peziarah berpakaian serbaputih berkumpul memenuhi pelataran gereja.
Ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1978, Gereja Batu Lalibela adalah jantung spiritual peradaban Etiopia.
Sumber Dan Bacaan Lanjutan
Catatan lembaga untuk bacaan lanjutan; bukan verifikasi setiap rincian kisah.