43 · Turki

Kapadokia

Batu vulkanik lunak yang dilubangi menjadi rumah gua, gereja, dan kota bawah tanah.

Entri ini terkunci

Dibuka saat total belanja untuk monumen Turki mencapai US$500.

Dibuka mulaiUS$3
Bagikan X WhatsApp Gambar

Daftar Pemegang

Disediakan Untuk Nama Pertama

Daftar masih kosong. Siapa pun yang mengklaim lebih dulu tercatat di sini selamanya — mulai US$3.

US$3

Kisahnya

Pemugar mengangkat jelaga dari langit-langit kubah di bawah jendela kecil

Gereja Gelap (Karanlık Kilise) di Göreme mendapatkan namanya karena hanya memiliki satu jendela kecil di tempat tinggi sehingga cahaya matahari hampir tidak masuk. Selama berabad-abad hal ini dianggap kekurangan, namun justru menjadi penyelamat lukisan dindingnya: warna biru dan merah tetap pekat dan terhindar dari pemudaran akibat sinar matahari. Setelah bertahun-tahun restorasi cermat membersihkan jelaga, tersingkaplah mahakarya lukisan dinding Bizantium yang memukau pada langit-langit batu pejal.

Lanskap Yang Tercipta Dari Abu Vulkanik

Semua ini bermula dari proses geologis jutaan tahun: letusan gunung berapi purba Erciyes dan Hasan mengubur dataran tinggi ini dengan lapisan abu tebal yang memadat menjadi batu tufa lunak. Batu ini mudah dipahat dengan perkakas tangan sederhana namun kokoh setelah dibentuk. Erosi angin dan hujan kemudian mengikis tufa lunak, menyisakan formasi batu unik yang dikenal sebagai "cerobong peri" (fairy chimneys).

Para biarawan memahat gereja berkubah pada tebing batu tufa

Arsitektur Yang Tidak Menopang Beban

Mulai abad ke-4, para biarawan Kristen memahat ratusan kapel, biara, dan pertapaan di lembah-lembah terpencil. Yang menarik, para pemahat meniru arsitektur konvensional: mereka memahat pilar, lengkungan, dan kubah yang sebenarnya tidak menopang beban apa pun, semata-mata agar bagian dalam batu menyerupai gereja batu konvensional.

Tembok rumah dirubuhkan dan sebuah terowongan rahasia muncul di baliknya

Kota-Kota Di Perut Bumi

Pada tahun 1963, seorang warga Derinkuyu merobohkan tembok rumahnya untuk renovasi dan menemukan terowongan rahasia. Terowongan itu bermuara pada sebuah kota bawah tanah raksasa bertingkat-tingkat lengkap dengan kandang hewan, gudang makanan, kapel, sumur, dan cerobong ventilasi dalam. Sebagai benteng pertahanan, lorong-lorong dapat ditutup dari dalam menggunakan pintu batu bundar besar menyerupai batu gilingan.

Ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1985, Kapadokia memadukan keajaiban alam vulkanik dengan ketangguhan hunian manusia sepanjang zaman.

Lokasi

Göreme, Nevşehir
Turki

Göreme Açık Hava Müzesi, 50180 Göreme/Nevşehir

38.6431, 34.8286