64 · Zimbabwe · Dibangun sekitar 1100

Great Zimbabwe

Tembok batu raksasa tersusun tanpa semen, dan dari sinilah nama negara itu diambil.

Pemegang saat ini
Jadilah Pemegang Pertama

Belum ada yang mengklaim. Namamu membuka daftar ini — mulai US$3.

Jadi yang pertama:US$3
Bagikan X WhatsApp Gambar

Daftar Pemegang

Disediakan Untuk Nama Pertama

Daftar masih kosong. Siapa pun yang mengklaim lebih dulu tercatat di sini selamanya — mulai US$3.

US$3

Kisahnya

Burung batu sabun diturunkan dari tiang-tiang pilar dan dikemas dalam peti kayu

Delapan burung yang dipahat dari batu sabun (soapstone) dulunya berdiri di atas pilar batu tinggi di kota benteng ini. Patung-patung ini bukan sembarang burung, melainkan lambang leluhur suci dinasti penguasa bangsa Shona. Pada dekade 1890-an burung-burung ini dijarah dan tersebar di museum-museum Eropa dan Afrika Selatan. Setelah kemerdekaan Zimbabwe pada 1980, sebagian besar dikembalikan; potongan tubuh bawah yang berada di Berlin dipulangkan pada 2003 dan disatukan kembali dengan tubuh atasnya. Burung legendaris ini kini tertera pada bendera nasional Zimbabwe.

Tembok Batu Kering Tanpa Perekat Semen

Great Zimbabwe adalah ibu kota kerajaan abad pertengahan yang makmur antara abad ke-11 dan ke-15. Kehebatan arsitekturnya terletak pada kenyataan bahwa seluruh dinding granit raksasa dibangun tanpa menggunakan adukan semen sama sekali—hanya mengandalkan pemotongan presisi dan gaya berat batuan.

Kompleks Great Enclosure memiliki tembok melingkar sepanjang dua ratus lima puluh meter dengan tinggi sebelas meter, dihiasi motif zig-zag (chevron) di puncaknya. Di dalamnya berdiri menara kerucut padat setinggi sepuluh meter tanpa pintu, yang diperkirakan sebagai lambang lumbung pangan kerajaan.

Kafilah gading bertemu dengan porselen impor di bawah tembok benteng besar

Jalur Perdagangan Samudra Hindia

Meskipun berjarak empat ratus kilometer dari laut, kota ini memperdagangkan emas dan gading ke pesisir Swahili yang terhubung ke India, Arab, dan Tiongkok. Penggalian arkeologi menemukan pecahan porselen seladon Tiongkok, manik-manik kaca Persia, dan koin dari Kilwa.

Seorang penjelajah memotong serpihan kayu dari kusen pintu pada tahun 1871

Terbukti Karya Asli Peradaban Afrika

Mitos kolonial sempat berusaha mengaitkan reruntuhan ini dengan bangsa Fenisia atau Ratu Syeba. Namun penelitian Gertrude Caton-Thompson pada 1929 membuktikan tanpa keraguan bahwa monumen ini adalah murni mahakarya nenek moyang bangsa Shona.

Ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada 1986, Great Zimbabwe menjadi asal mula nama negara Zimbabwe (Dzimba-dza-mabwe, "Rumah-rumah Batu" dalam bahasa Shona).

Lokasi

Masvingo
Zimbabwe

Great Zimbabwe, Masvingo Province

-20.2674, 30.9337